Maaf Pak Pendeta Jika Anda Hafal 1 Lembar Alkitab Saya Masuk Kristen Lagi - Fesbuker.Com

Maaf Pak Pendeta Jika Anda Hafal 1 Lembar Alkitab Saya Masuk Kristen Lagi

Di salah satu ajang dialog agama yang dibuka untuk umum, ada seorang wanita dari kalangan Islam melemperkan sebuah pertanyaan kepada pendeta yang kebetulan menjadi pembicara; "Apakah ada orang yang menghafal Alkitab seperti halnya banyak di kalangan orang Islam yang hafidz Al Qur’an?"

Mendengar pertanyaan tersebut, sang Pendeta tidak mampu menjawab "ADA" atau "TIDAK ADA". Justru dia memberikan jawaban yang terkesan meremehkan; bahwa Al Qur'an itu sangat tipis. Oleh karenanya gampang dihafal.

“Di dunia ini tak mungkin ada orang yang hapal Alkitab di luar kepala. Sejenius apa pun orang itu, tidak mungkin baginya hapal Alkitab di luar kepala, sebab Alkitab itu adalah buku yang sangat tebal, jadi sulit untuk dihapal. Berbeda dengan Al Qur’an. Al Qur’an adalah buku yang sangat tipis, makanya mudah dihapal,” jawab pendeta bertitel doktor teologi itu.

Musa Hafidz Cilik Indonesia
Musa Hafidz Cilik Indonesia tampil di dunia Internasional

Mendengar jawaban yang tak jelas jluntrungannya ini, H. Insan LS Mokoginta menyambar mikrophon dari muslimah tadi dan mencecarkan beberapa pertanyaan buat pak pendeta.

“Maaf pak Pendeta, tadi bapak mengatakan bahwa Al Qur an adalah buku yang sangat tipis, makanya gampang dihapal di luar kepala. Tapi pak Pendeta, setipis-tipisnya Al Qur’an itu ada sekitar 500 s/d 600 halaman, jadi cukup banyak juga lho!! Tapi kenyataannya di dunia ini ada jutaan orang yang hapal Al Qur’an di luar kepala. Bahkan anak kecil pun banyak juga yang hapal di luar kepala, walaupun artinya belum dipahami. Sekarang saya bertanya kepada pak Pendeta, Alkitab itu terdiri dari 66 kitab bukan? Jika pak Pendeta hapal satu surat saja di luar kepala (1/66 saja), semua yang hadir di sini jadi saksi, saya akan kembali masuk agama Kristen lagi!”

Suasana Forum mendadak menegangkan begitu H. Insan selesai bertanya. Maklum saja, pertanyaannya bernada tantangan dan berkonsekwensi berat. Kalangan muslim khawatir pendeta tersebut benar-benar hafal karena konsekuensinya sangat berat, H. Insan harus masuk Kristen lagi. Namun ketegangan juga tampak dari wajah pendeta dan pendukungnya. Ada beberapa pendeta yang hadir pada saat itu, mereka semua terdiam dengan wajah menegang. Ternyata tak ada yang hafal Alkibat walau satu ‘surat’.

Mengetahui para pendeta tak ada yang hafal, Insan menurunkan tantangannya. Tak perlu satu ‘surat’, cukup satu lembar saja.

“Maaf pak Pendeta, usia Anda ada yang sekitar 40, 50 dan 60 tahun bukan? Jika ada di antara pak Pendeta yang hapal satu lembar saja bolak-balik ayat Alkitab tanpa keliru titik dan komanya, saat ini semua peserta menjadi saksinya, saya kembali masuk agama Kristen lagi!! Silahkan pak!”

Suasana menjadi lebih tegang. Umat Islam khawatir karena Insan mempertaruhkan keimanannya demi hafalan sekecil itu. Namun Insan yakin tak ada yang bisa menghafalnya.

Dan ternyata benar. Wajah-wajah pendeta dan kaum nasrani ini tampak lesu. Tak ada satu pun yang berani menjawab tantangan Insan. Bahkan ketika insan menantang seluruh hadirin, tidak hanya pendeta yang berada di depan. Tak ada yang berkutik.

“Mengapa Al Qur’an mudah dihafal? Karena ia kalamullah. Mukjizat. Mengapa tak ada yang hafal Alkitab? Karena ia bukan mukjizat,” demikian simpul Ihsan sembari menjelaskan bahwa cetakan tahun berapapun dan di negara manapun, Al Qur’an pasti sama. Ketika satu negara mengadakan musabaqah tilawatil Qur’an dan didengar penduduk negara lain, niscaya bisa diikuti dan dinilai bacaan itu benar atau salah.

Kesimpulan Ihsan itu membawa kegetiran tersendiri bagi orang-orang yang tak suka mendengarnya.

Bahkan, bocah yang umur 4 tahun penderita lumpuh otak ini pun hafal Al Quran. Tonton videonya DI SINI.








Ingin Berlangganan Artikel GRATIS dari Fesbuker.com? Masukkan eMail, lalu klik Tombol LANGGANAN: