Sheikh Taqy Takazawa Mantan Geng Yakuza Jadi Imam Masjid Jepang - Fesbuker.Com

Sheikh Taqy Takazawa Mantan Geng Yakuza Jadi Imam Masjid Jepang

Sheikh Abdullah Taqy Takazawa
Sheikh Abdullah Taqy Takazawa; Before and After
Sheikh Abdullah Taqy Takazawa dulunya bernama Takazawa (salah seorang geng Yakuza). Selama 20 tahun Takazawa malang melintang di dunia kelam bersama kelompok mafia paling sangar di Jepang tersebut. Beberapa sumber menyebutkan, Takazawa nyambi profesi lain, yaitu tukang tato. Tak heran jika tubuhnya dipenuhi tato. Penampilannya diperseram dengan rambut gondrongnya.

Kini, kita tidak akan pernah bisa melihat lagi Takazawa. Yang ada saat ini adalah Sheikh Abdullah Taqy Takazawa. Beliau kini adalah seorang muslim taat, bahkan menjadi imam besar di sebuah masjid di ibukota Jepang, Tokyo.

Ketika waktu shalat tiba, suara indah mantan anggota geng ini berkumandang menyerukan azan hingga seantero Tokyo. Masya Allah... Inilah jalan yang telah digariskan Allah Yang Maha Memberi Hidayah buat seorang Takazawa. Tak ada seorang pun yang menyangka pembalikan 180 derajat kehidupan beliau. Semua menjadi rahasia Allah SWT.

Kisah Masuk Islamnya Takazawa

Sebagaimana kebanyakan muallaf, Takazawa pun tidak serta merta masuk Islam begitu saja. Keputusannya memeluk agama Islam terjadi setelah melewati pergulatan batin dan kegelisahan sepanjang beribu malam.

Awalnya, -pasti terjadi atas rencana Allah SWT bahwa - Takazawa melihat seseorang berkulit putih dan berjanggung putih di daerah Shibuya. Kemudian, orang berpakaian serba putih memberikan secarik kertas dan meminta Takazawa membaca kalimat yang tertulis di dalamnya.

Belakangan, Takazawa baru menyadari bahwa kalimat itu ternyata adalah 2 (dua) kalimah syahadat. Yakni pernyataan bahwa tiada Tuhan selain Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW sebagai utusan-Nya. Seperti kebanyakan penduduk Jepang, saat itu Takazawa masih menganut aliran kepercayaan Shinto sehingga ia kesulitan untuk memahami keseluruhan maksud kalimat syahadat tersebut. Namun diakuinya, ia pernah sepintas mendengar nama Allah dan Muhammad.

Pertemuan dengan orang serba putih (tahun 2010) itu rupanya begitu membekas di ingatan Takazawa. Ia pun terus mencaritahu makna di balik pesan kalimat syahadat yang diterimanya.

Hingga akhirnya, dalam pencarian tersebut Takazawa mendapatkan hidayah dan memutuskan untuk menjadi seorang mualaf.

Tanpa diduga, -dan ini tentu telah direncanakan juga oleh Allah SWT- 2 (dua) tahun setelah memeluk Islam, ia bertemu lagi dengan sosok pria serba putih yang mengubah hidupnya. "Ternyata dia adalah salah seorang Imam di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. Saya sangat bersyukur bisa bertemu dengannya," kata Takazawa.

Setelah pertemuan kedua itu, Imam Masjid Nabawi tersebut meminta Takazawa untuk melaksanakan ibadah haji dan menimba ilmu di Kota Mekah selama beberapa bulan.

Ia pun melakukan haji ke Mekah atas undangan pemerintah Arab Saudi pada tahun 2008, melanjutkan studi dan melakukan dakwah selama berada di Saudi. Saat Takazawa berada di Madinah ia bahkan pernah menjadi Imam di Masjid Nabawi.

Sepulangnya dari Arab, Takazawa dipercaya untuk menjadi Imam di sebuah masjid besar di wilayah Kabukicho, Tokyo. Kini, Abdullah Taqy Takazawa dikenal sebagai satu dari lima Imam besar Masjid yang ada di Jepang.







Ingin Berlangganan Artikel GRATIS dari Fesbuker.com? Masukkan eMail, lalu klik Tombol LANGGANAN: