Hukum Pokemon Go Bagi Muslim, Halal, Haram, Boleh Ato Tidak? - Fesbuker.Com

Hukum Pokemon Go Bagi Muslim, Halal, Haram, Boleh Ato Tidak?

Pokemon Go mewabah ke mana-mana. Bahkan anak saya yg tinggal di pelosok kampung pun sudah kesengsem mainan terbaru ini. Sebetulnya saya awam banget soal game. Justru anak-anak yang kasih info.
Hukum Islam Pokemon Go Halal atau Haram

Apa Siapa Pokemon Go Itu?

Game ini sedang menjadi trending setelah awal Juli diluncurkan oleh John Hanke di AS, Australia dan New Zealand. Game ini menggunakan Augmented Reality, menggabungkan dunia online yang ada di kamera HP dengan dunia offline di sekitar para pemain.

Ketika menjalankan game Pokemon Go, kamera harus on dan pemain harus jalan-jalan. Ketika itu akan terlihat di kamera tersebut banyak pokemon tersebar di sekitar mereka, baik di rumah, di jalan, di taman, di masjid dll. Pemain diharuskan menangkap pokemon yg muncul di kamera mereka dengan bola master yang juga virtual.

Karena asyik mengejar pokemon, para pemain bisa terlena. Ada yg masuk pekarangan orang lain, masuk kantor polisi, masuk masjid, bahkan muter di museum, sampai ada yg tertabrak kendaraan.

Pokemon Go Indonesia

Di Indonesia Game Pokemon sudah hot topik. Meski belum dirilis resmi, masyarakat sudah banyak yang mendownload. Sebagaimana kebiasaan masyarakat kita yang ingin selalu follow trend; gadget baru, game baru, gaya hidup baru. Banyak yang akhirnya justru download malware, virus komputer.

Berbeda dg masyarakat Jepang. Walau Pokemon itu aslinya buatan Nitendo Jepang, game ini masih belum diijinkan masuk. Mereka khawatir Pokemon bikin masyarakat penggunanya tidak produktif, bisa membahayakan dan belum terbukti aman dari persoalan cyber security. Orang Jepang terkenal inovatif menghasilkan teknologi kekinian tapi tetap hidup bersahaja dan memupuk permainan tradisional dan budaya lokal mereka.
========================

Mohon maaf, judul "Hukum Pokemon Go Bagi Muslim, Halal, Haram, Boleh Ato Tidak?" tentunya agak menyulut kontroversi. Namun, terlepas dari itu semua, dalam waktu bersamaan, atas izin Allah Swt, saya mendengar ta'lim di radio kesayangan.

Mu'allim menjelaskan sebuah hadits bahwa penghuni surga itu mengalami penyesalan. Mengapa ada penyesalan, toh mereka sudah masuk surga?

Dalam hadits dijelaskan bahwa penyesalan mereka disebabkan adanya beberapa detik dari usia mereka di dunia terlewat begitu saja tanpa teringat kepada Allah SWT.

Dalam hadits terpisah, baginda Nabi Agung Muhammad Saw bersabda: "min husni islamil mar i tarkuhu ma la ya'nihi". Maksudnya, diantara tanda bahwa keislaman seseorang itu hasan (baik) adalah meninggalkan hal-hal yang tidak bermakna.

Seorang muslim yang baik tidak perlu berdebat siang malam menggunakan dalil yang njlimet2 hanya untuk menyikapi Pokemon Go Halal, Haram, Boleh Ato Tidak?

Berfikir tentang bekal apa yang akan kita bawa pulang menghadap Allah nanti, ITU SAJA sudah cukup buat menendang jauh-jauh Pokemon Go dari kehidupan kita dan anak-anak, serta keluarga kita.
Pokemon Go Indonesia

Jadi, Hukum Main Pokemon Go Halal, Haram, Boleh Ato Tidak?

Hingga tulisan ini saya online-kan, saya belum menemukan pembahasan mengenai halal haramnya Pokemon Go. Mungkin karena game ini masih kinyis-kinyis. Sehingga belum dibahas oleh para pakar hukum Islam.

Untuk sementara ini, saya lebih memilih menyamakan hukum main Pokemon Go dengan hukum main catur. Ada beberapa pendapat mengenai hukum main catur. Di antaranya sebagai berikut:
  1. Mubah dengan syarat tidak meninggalkan solat, menjaga lisan dan tidak judi : Antara yang paling diketengahkan dalam kumpulan ini dari kalangan ulama kontemporari adalah Syeikh Dr Yusuf al-Qaradawi. Beliau juga menyandarkan pendapat mubah ini kepada beberapa orang sahabat seperti Ibn Abbas, Abu Hurairah, dan tabi'en seperti Said al-Musayyab dan malah Imam al-Baihaqi ada meriwayatkan  beberapa ulama terhebat tabien yang turut bermain catur seperti  Said ibn Jubair, As-Sya'by  dan lain-lain. Imam Al-Ghazzali juga turut tergolong dalam kelompok ini. ( As-Sunan al-kubra, al-bayhaqi,  10/211)
  2. Haram : Antara mereka adalah Ali bin Abi Talib r.a, Ibn Umar r.a, Ibn Abbas r.a, Mazhab Hanafi, Hanbali, dan Maliki.  Demikian juga Ibn Taymiah dan kebanyakan ulama kontemporari Saudi, pandangan haram ini juga dinisbahkan kepada beberapa orang sahabat seperti Ibn Umar. Imam Abu Hanifah  dan Imam Malik turut termasuk dari mereka yang mengharamkannya.  Demikian dinukilan oleh Imam Ibn Qudamah dan lain-lainnya. ( Mughni, 10/172). Syarat2 yang membubahkan sangat berat bagi pemain.
    • Ali bin Abi Thalib ra berkata ketika melewati kaum yang sedang bermain catur : "Mengapa kamu menekuni patung ini? Sungguh jika salah satu diantara kamu menggengam bara api sampai padam itu lebih baik daripada memegang catur" ( Riwayat Al-Baihaqi, 10/212).
    • Imam Syafei : "Permainan yang paling aku benci adalah an-nard, permainan catur dan permainan burung dara sekalipun tanpa perjudian. Sekalipun kebencian kami kepada permainan itu lebih ringan dari pada permainan dadu"
Tidak semua hiburan/game (al-lahwu) mendapatkan tempat dalam agama Islam. Islam hanya membolehkan jenis-jenis hiburan yang di dalamnya terdapat unsur-unsur pendidikan, kesehatan, dan nilai-nilai moral lainnya.

Yusuf al-Qaradawi dalam bukunya Fiqhu al-Lahwi wa al-Tarwîhi, menyebutkan jenis-jenis hiburan atau permainan yang dilarang dalam agama Islam, yaitu:
  • Permainan atau hiburan yang mengandung unsur berbahaya, seperti tinju, karena di dalamnya terdapat unsur menyakiti badan sendiri dan orang lain.
  • Permainan atau hiburan yang menampilkan fisik dan aurat wanita di depan laki-laki bukan mahramnya, seperti renang dan gulat.
  • Permainan atau hiburan yang mengandung unsur magis (sihir).
  • Permainan atau hiburan yang menyakiti binatang seperti menyabung ayam.
  • Permainan atau hiburan yang mengandung unsur judi.
  • Permainan atau hiburan yang melecehkan dan menghina orang atau kelompok lain
  • Permainan atau hiburan yang dilakukan secara berlebih-lebihan.
Saya barusan dapat broadcast di BB tentang game ini sebagai berikut:

Pokemon Go Indonesia Haram


*WARNING!*
*Pokemon Go*

Permainan yang mulai dirilis 6 Juli 2016 di AS, Australia, dan Selandia Baru lalu sungguh dinanti oleh banyak kalangan termasuk anak-anak. Indonesia belum dapat secara penuh game ini. Perlu beberapa waktu ke depan.

*Hati-hati anak-anak...*
*Game yang menggunakan metode AR (Augmented Reality) di mana pengguna game ini akan menggunakan kamera untuk menemukan monster-monster 3D di mana saja. Bisa di rumah, halaman, jalan, di mana saja. Monster-monster itu dikumpulkan untuk ditandingkan dengan pemain lain nantinya. Tentunya dalam mencarinya diperlukan teknologi GPS dan internet. Dalam beberapa hari ini sudah banyak korban berjatuhan karena banyak orang mencari monster-monster secara real time tanpa peduli keselamatan dirinya. Tiba-tiba menyeberang jalan, lompat, lari ke sana kemari. Terjatuh dan tertabrak.*

*Jangan download game Pokemon Go!* Apalagi memainkannya. Pokemon (Pocket Monster) adalah tokoh ciptaan orang Jepang sejak 1996. Mulai booming di Indonesia sejak 1999. Salah satu tokoh terkenalnya adalah Pikachu. Melalui game dan film. Apa akibatnya? Bukan hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia. Ini salah satu buktinya:

Sekalipun film POKEMON tidak secara nyata mempertontonkan dan merangsang kekerasan pada anak, POKEMON sebenarnya telah menjadi sesuatu yang merusak hidup banyak anak. Harian Kompas tanggal 18 dan 23 Desember 1997 serta 28 November 1999 memberitakan bahwa kartun POKEMON membawa banyak dampak buruk. Sebanyak 11.870 anak, sebagian besar murid SD, mengalami gejala "television epilepsy" (mual, sakit kepala di sekitar mata, kaku, kejang kelojotan, dan kehilangan selera makan), 200 anak terpaksa dirawat di rumah sakit. Diduga hal ini terjadi akibat korban melihat *sinar merah kuat* yang dipancarkan sebanyak 650 kali selama lima detik oleh Pikachu sehingga *mengganggu saraf anak.*

Coba bayangkan... jika permainan game mulai banyak yang memainkannya di waktu mendatang?

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi ikhwan akhwat sesama muslim serta pembaca yg lain. Terima kasih







Ingin Berlangganan Artikel GRATIS dari Fesbuker.com? Masukkan eMail, lalu klik Tombol LANGGANAN: