HEBOH! Terungkap Penipuan Indomaret Yg Kembali Membuat Heboh - Fesbuker.Com

HEBOH! Terungkap Penipuan Indomaret Yg Kembali Membuat Heboh

penipuan indomaret kembali membuat heboh

Penipuan indomaret kembali membuat heboh

Tadi malam saya ngobrol santai dengan keponakan saya.
Dia mantan karyawan Indomaret.
Kurang lebih sudah sebulanan resign.
Ngobrol banyak hal, hingga kemudian saya menanyakan sesuatu kepadanya, yaitu tentang komplain konsumen bahkan sampai beredar banyak video di internet tentang ketidaksesuaian harga antara yang tertera di etalase dengan yang di "tit" (begitu bunyinya) di meja kasir.
Menurut pengakuan keponakan saya itu, bahwa sebenarnya memang ada perubahan harga untuk barang-barang di Indomaret secara online tiap waktu-waktu tertentu untuk setiap item barang. Dan karyawan diwajibkan untuk mengganti harga-harga barang di etalase yang telah berubah tadi. Jadi intinya mereka diwajibkan untuk selalu update harga barang.
Belum selesai...
Kemudian saya tanya, berarti bila ada ketidaksesuaian harga barang, itu berarti kesalahan karyawan?
Dia diam sejenak, lalu dia bilang secara langsung iya, akan tetapi secara tidak langsung tidak juga om.
Kok bisa? tanya saya.
Dia jawab, karena tugas mengganti harga barang itu seakan-akan tidak mungkin diselesaikan seluruhnya. Karena banyaknya jenis item barang, waktu perubahan harga yang tidak tentu, belum lagi mencetak, menempel, dst. Apalagi bila yang masuk kerja hanya berdua saja. Mungkin awal-awal saja bisa 100 % sukses. Sangat sulit kata dia, untuk bisa menyelesaikan itu semua. Malah dia menegaskan, bahkan hampir tidak mungkin.
Lalu datang orang beli, harga belum diganti, dan terjadilah situasi yang dimaksud.
Gak mungkin nutut om, pasti ada yang terlewat, begitu katanya.
Lalu, saya tanya lagi.
Bila konsumen komplain apakah mereka salah? Tidak kata dia.
Bila konsumen menyalahkan kasir atau karyawan apakah salah? Dia diam sebentar, lalu bilang tidak salah juga.
Kemudian saya tanya pertanyaan inti, apakah kira-kira manajemen Ind*maret tahu kalo proses pembaharuan harga seperti itu memiliki peluang kegagalan yang besar untuk diselesaikan? Dia jawab, pasti tahu! Pasti mereka tahu bakal ada celah.
Akhirnya saya coba menganalisa, mungkin memang dibuat seperti itu.
Dibuat suatu mekanisme pembaharuan harga yang sulit untuk diselesaikan oleh karyawan, sehingga ketika ada harga di etalase yang belum diubah, maka yang diuntungkan adalah toko.
Sasarannya adalah konsumen yang kurang teliti.
Menghitungnya jangan satu item barang di satu toko, tetapi semua barang dan semua toko di seluruh Indonesia, karena ini sistemnya online. Tentu keuntungan yang didapat dari selisih harga ini akan sangat besar nominalnya.
Namun apabila terbongkar oleh konsumen yang jeli dan teliti (seperti di video-video di yutub), maka yang disalahkan adalah karyawan yang dibebani tugas untuk selalu memperbaharui harga. Dan mau tidak mau mereka memang yang salah. Tapi secara terpaksa kalau menurut saya. Tidak mungkin mereka mengatakan ini kesalahan dari pusat, karena tugas ini adalah tanggungjawab karyawan. Tanggungjawab besar yang dibebankan kepada mereka.

Tapi itu hanya sekadar analisa sederhana saya.
Ketika saya menjelaskan ini, keponakan saya manggut-manngut semangat, seperti baru nyadar juga.
'Alaa kulli haal, hendaknya mulai sekarang kita jeli.
Belanja dimanapun, tidak hanya beli barang di toko itu.
Karena zaman sekarang, manusia karena sedemikan rakusnya terhadap harta, melakukan segala cara untuk memperbanyak keuntungan, tidak peduli bila itu salah.
Dan mungkin untuk lebih adilnya, tak perlu berlebihan dalam menyalahkan kasir atau karyawan Indomaret apabila kita menemukan hal seperti di atas.
Mereka ada dalam mekanisme kerja yang menurut saya, sangat berat.
Misal bila ada kekurangan, maka semua harus rela dipotong gajinya untuk menutupi kekurangan itu. Namun bila ada kelebihan barang ketika meng input, maka semua harus membeli kelebihan barang itu lalu barang-barang yang sudah dibeli itu dijual di toko, jadi seperti memodali toko. Mereka setahu saya tidak pernah mengenal tanggal merah, bahkan ketika Idul Fithr mereka tetap masuk kerja. Dan tentu ditambah dengan sistem pembaharuan harga yang sepertinya mustahil diselesaikan itu, maka lengkaplah sudah besarnya tanggungjawab yang harus dipikul. Kadang mereka yang mengganti selisih harga itu, dengan uang mereka sendiri.
Bila anda menemukan kasus harga tidak sama seperti itu, cukup tanyakan saja, komplain sewajarnya, bila anda tidak mau beli, kembalikan.
Selesai.
Ndak perlu direkam, diinterogasi, bahkan sampai ada yang diancam dan dicaci maki, dst.
Kasihan.
Boleh jadi, pada akhirnya bukan kita yang didzalimi, tapi malah kita yang mendzalimi.
Ini bukan ulasan yang sempurna, bisa benar bisa salah, boleh setuju boleh tidak. (Penulis: Yusuf Al Kalisatiy)









Ingin Berlangganan Artikel GRATIS dari Fesbuker.com? Masukkan eMail, lalu klik Tombol LANGGANAN: