Yang Satu Qunut, Yg Satu Tidak. Tapi Tetap Sayang - Fesbuker.Com

Yang Satu Qunut, Yg Satu Tidak. Tapi Tetap Sayang


Tulisan KH Muhammad Arifin Ilham di FP beliau layak diaca dan diteladani. Jika kebetulan Anda penganut aswaja (ahlussunnah wal jamaah) dan penggemar Ustadz Arifin Ilham, maka mari kita meniru keramahan beliau dalam menghadapi orang yang tak sepaham.

Jika Anda kebetulan pro Salafi atau pengagum Wahabi maka sebisa mungkin menahan dari menuding-nuding bid'ah, musyrik, kafir, dll kepada sesama muslim kelompok lain. Karena ulama2 di atas sana yang benar-benar alim dan arif tidak melakukan hal tersebut.

Yuk kita baca tausiyah Ustadz Arifin Ilham berikut:

Berbeda Tetapi Tetap Sayang

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu.
SubhanAllah walhamdulillah kanda tercinta fillah ustadz DR Kholid Basalam adalah seorang mujahid da'wah yg juga seorang pengusaha sukses dg PT Ajwad -nya. Beliau lahir di Makassar, 01-Mei-1975, pendidikan beliau S1 Universitas Islam Madinah (Saudi Arabia), S2 Universitas Muslim Indonesia (Indonesia) dan S3 Universitas Tun Abdul Razzak (Malaysia).

Da'wah beliau memang kental gaya salafi yg kita kenal, yg tidak lepas dari bahasan dan rujukan selalu Alqur'an dan Sunnah, dan beliau tsiqqoh menda'wahkan dan istiqomah mengamalkannya. Pribadi yg tegas, wibawa, santun, murah senyum, mudah akrab dan sangat menghormati perbedaan.

Itulah pandangan abang tentang beliau setelah 3 tahun mengenal beliau. Sering bersama dalam berda'wah bahkan bersama dalam siaran TV. Saat saat makan bersama di restoran yg beliau punya, dan beliau pun sering kali ke rumah abang bersama istri dan anak anak beliau. Dan kami pun saling memberi hadiah. Arifin memanggil beliau abang, "bang Kholid", abang tercinta karena Allah.

Sungguh walau kami berdua berbeda faham tentang Zikir Berjamaah, tetapi beliau mau hadir untuk memberi tawshiyah walau tidak ikut zikir bersama. Beliau tidak berqunut, tetapi saat sholat subuh di mesjid Az Zikra disamping abang, beliau ikut berqunut. Saat abang hadir di mesjid beliau, malah abang diminta memberikan ceramah dihadapan jamaah beliau. Sungguh beliau sangat bijak, sangat santun dan penyayang pada saudara mu'min.

Kami bersama saling sayang karena Allah, perbedaan kecil diantara kami tidak membuat kami bermusuhan, karena kami mengutamakan Allah dan RosulNya, mengutamakan da'wah, mengutamakan ukhuwah, dan mengutamakan kemaslahatan umat dan negeri tercinta ini.

Insya Allah sejuta hikmah atas peristiwa terjadi, dan semoga semua saudara saudaraku seiman tercinta yg berbeda faham dg beliau semakin bijak dan arif menyikapinya, "we are moslems brothers, we love each other because of Allah, i love you abangku tercinta ustadz DR. Kholid Basalamah".

Allahumma ya Allah persaudarakan kami dalam barisanMu, rapatkan barisan kami demi Syariat dan Sunnah NabiMu yg mulia, dan keberkahan negeri kami tercinta Indonesia...aamiin.

Abang tulis menjelang magrib di mesjid Az Zikra Sentul Bogor.





Ingin Berlangganan Artikel GRATIS dari Fesbuker.com? Masukkan eMail, lalu klik Tombol LANGGANAN: