Tidak Mau Tanda Tangan, Ustadz Felix Siauw Merasa Dijebak dan Dihina - Fesbuker.Com

Tidak Mau Tanda Tangan, Ustadz Felix Siauw Merasa Dijebak dan Dihina

Ini dia tulisan Ustadz Felix melalui akun Facebook beliau:
Ustadz felix siauw di pasuruan


Tentang Fitnah Dan Tuduhan Kajian Di Bangil

Dua hari sebelum acara di Bangil, saya sudah mendapat kabar ada ormas yang melaporkan saya ke polisi. Alasannya klasik, tuduhan dan fitnah, anti-NKRI, anti-Pancasila

Lebih lucu lagi, yang diangkat ormas yang melabeli diri paling toleran dan paling NKRI ini, saya ditolak karena pentolan HTI, padahal HTI sudah dibubarkan penguasa

Sehari setelahnya, saya mendapat kabar dari panitia, semua sudah clear. Pertemuan tokoh agama, bupati, dan pejabat terkait, memastikan acara kajian tetap berjalan

Maka saya pun berangkat ke tempat acara di hari Sabtu 04/11, sampai di Masjid Manarul Islam Bangil jam 08.00 dan ternyata disitu sudah dinanti oleh banyak sekali polisi

Ketika panitia menghantarkan sarapan, Kapolres Pasuruan memperkenalkan diri pada saya dan langsung meminta saya untuk diamankan di polres pasuruan

Saya bingung, tak memahami apapun, lalu bertanya kenapa? Polisi beralasan saya tidak mau menandatangani surat pernyataan sebagaimana disepakati

Lalu saya bertanya, lebih bingung. "Siapa yang menyepakati? Siapa yang membuat kesepakatan? Apa isi suratnya? Saya sama sekali tidak memahami hal itu

Ternyata polisi mengatakan bahwa ia ditekan ormas tertentu, yang meminta 3 pernyataan dari saya:
1) Mengakui ideologi Pancasila  sebagai ideologi tunggal NKRI
2) Tidak akan menyebarkan ideologi Khilafah
3) Menyatakan keluar dari Hizbut Tahrir Indonesia

Bagi saya ini jelas-jelas sebuah jebakan, dan juga penghinaan. Sebab jika saya menandatangani, sama saja saya mengaku bahwa semua yang dituduhkan pada saya benar adanya

Lebih jauh lagi, siapa mereka hingga saya harus membuktikan sesuatu dengan surat pernyataan bermaterai? Belum lagi diksi pernyataannya yang sarat kesalahan

Sungguh lucu, memberikan kajian di Masjid sekarang perlu syarat 3 diatas, bukan lagi standarnya benar dalam menyiarkan Islam, bukan lagi sesuai dengan Al-Quran dan As-Sunnah

Tidak pula mau berdiskusi ilmiah, tidak juga menunjukkan cara yang intelek, tapi aksi di Masjid dengan kata-kata kotor dan juga sumpah serapah, naudzubillahi min dzalik.
=========================

Sebagaimana diberitakan bahwa Puluhan massa dari sejumlah badan otonom (banom) NU Bangil, menolak kehadiran ustadz Felix Siauw di masjid Manarul Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (4/11/17). Mereka menilai ustadz Felix Siauw, sebagai pemecah bangsa lantaran disebut nyata-nyata sebagai penolak dasar negara Pancasila.

Puluhan massa tersebut datang saat ustadz Felix berada di dalam masjid pagi tadi. Diinformasikan, ketegangan antara pihak masjid dengan massa barisan NU tersebut, sempat terjadi. Namum demikian, sejumlah petugas kepolisian berhasil meredam, hingga ketegangan kembali mencair.

Ketua Ansor Bangil, Saad Muafi mengungkapkan, penolakan dilakukan bersama dengan organisasi dibawah naungan NU lainnya, yakni IPNU, Banser serta Pagarnusa.

Dikatakan, rencana kedatangan ustadz Felix untuk menjadi penceramah pengajian itu telah diketahui jauh hari sebelumnya. Hingga beberapa waktu lalu, pihaknya melakukan pendekatan kepada pihak penyelenggara untuk tidak menghadirkan penceramah ini.

Diungkapkan kemudian, Ustadz Felix Siauw selama ini dikenali sebagai sosok penceramah, selalu menjadi pemicu perselisihan dan mengancam keutuhan bangsa. Pasalnya, dalam isi pidato maupun ceramah, ia kerap menyinggung penerapan khilafah dan merubah dasar negara Pancasila.





Ingin Berlangganan Artikel GRATIS dari Fesbuker.com? Masukkan eMail, lalu klik Tombol LANGGANAN: