Pesantren Al Fatah Temboro, Pondok Penghafal Hadits


Selama ini, kita mengenal Pondok Temboro sebagai markas Jamaah Tabligh terbesar di Asia Tenggara. Ternyata di samping itu, pesantren salaf ini juga telah melahirkan ribuan santri penghafal Hadits. Ada penghafal Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Bulughul Maram, dll.

Pondok Al Fatah Temboro

Mengapa menghafal Hadits? Mengapa tidak menghafal Al Qur'an?

Jangan salah. Hafalan hadits dilakukan setelah para santri menghafal Al Qur'an. Rata-rata pesantren di Indonesia mengajarkan kitab-kitab kuning. Ini juga diajarkan di Al Fatah Temboro. Tak terhitung pesantren di nusantara yang fokus pada mencetak para penghafal Qur'an. Dan, pondok Temboro pun gudangnya penghafal Al Qur'an. Bahkan, ketika Ramadhan di sana di adakan tarawih 20 rakaat dengan mengkhatamkan hafalan Qur'an semalam. Al Hasil dalam sebulan khatam 30 kali. Jadi, bisa dikatakan bahwa ciri khas pondok pesantren Al Fatah Temboro adalah Tahfidz Hadits dan Dakwah.

Pesantren Harapan di Tengah Minimnya Penghafal Hadits

Tidak banyak pondok pesantren yang mempunyai perhatian berlebih pada pembelajaran, kajian dan tahfidz Hadits. Padahal, hampir setiap Ulama dan ilmuan muslim memulai karir keilmuannya dengan menghafal al-Qur’an, dilanjutkan dengan ilmu hadits, dan ilmu-ilmu dasar keislaman lainnya.
Seperti dikemukakan Imam al-Nawawi, mereka memulai belajar dengan menghafal al-Qur’an. Ilmu hadits, fiqih dan lainnya baru diajarkan setelah hafal al-Qur’an.

Pesantren Temboro


Para sahabat banyak yang bergelar huffaz atau qurra’ untuk dipersiapkan menjamin keterpeliharaan al-Qur’an. Ibn ‘Abbas, selain hafal al- Qur’an juga hafal berbagai sair Arab klasik (jahiliyah). Setiap kali ditanya oleh Ibn al-Azraq tentang makna kosa kata sulit dalam al-Qur’an, dengan piawai ia mendatangkan dari hafalannya berbagai syair Arab yang menjelaskan maknanya.

Alhamdulillah, kita punya Pesantren Al Fatah Temboro yang melaksanakan pembelajaran dan kajian hadits serta memberlakukan kebijakan menghafal hadits (tahfidz al-Hadits kepada para santrinya. PP. Al-Fatah berada di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur (selanjutnya, disebutkan dengan “Pondok Temboro”).

Kebijakan menghafal hadits di Pondok Temboro bermula dari adanya anjuran pengelola pesantren yang diawali sekitar tahun 2007/2008 agar para santri memiliki hafalan hadits, yang akhirnya sampai tahun 2012 kegiatan menghafal hadits ini menjadi sebuah tradisi.

Wisuda Penghafal Shahih Bukhari PP Al Fatah 2012

Pada acara Wisuda Kelas Daurah dan Takhassus 2 September 2012, Pondok Al Fatah mewisuda 10 santri hafal Shahih Bukhari.

Ke 10 santri yang hafal Bukhari mendapatkan hadiah kehormatan Umrah gratis.

Salah satu wisudawan ada yang bernama Ali Mahmud (23th) asal Riau. Di samping hafidz Qur'an, santri yang sudah 8 tahun belajar di Al Fatah ini juga hafal 500 hadits Shahih Muslim, dll.

Ada juga nama Hasan Biki (20th), Surabaya. Hafal Alfiyah Ibnu Malik. Dan yang pasti sudah selesai Hafalan Al Qur'an 30 juz.

Dan, yang paling menarik ada nama Kholil Ahmad (19th). Beliau adalah KH Uzairon Thoiful Abdillah (pengasuh PP Al Fatah). Beliau sudah hafal Qur'an usia 9 tahun.

Dan hasilnya, di antara 2000 santri yang diwisuda pada tahun 2015, diantaranya terdapat:
  • 1 santri yang mampu menghafal 10.000 hadits
  • 1 santri yang mampu menghafal 7.500 hadits
  • 6 santri yang mampu menghafal 7.313 hadits
  • 28 santri yang mampu menghafal 5.000-5600 hadits
  • 46 santri yang mampu menghafal 3000-4300 hadits
  • 16 santri yang mampu menghafal Bulugh al-Maram
  • 22 santri yang mampu menghafal Mukhtasar Bukhari.

Dan, semua santri yang mampu menghafal hadits tersebut sekaligus mampu menghafal al-Quran dengan rincian:
  • 27 santri mampu menghafal al-Qur’an tanpa salah 
  • 163 santri mampu menghafal al-Quran dengan disertai adanya beberapa kesalahan.


Bisa disimpulkan dari banyaknya jumlah santri yang mampu menghafalkan ribuan hadits, bahwa kajian hadits di Pesantren Temboro menunjukkan hasil yang perlu diapresiasi, terlebih di antara mereka terdapat juga sebagian besar yang telah hafal al-Qur’an.

Kondisi ini menunjukkan, bahwa pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang berfungsi sebagai lembaga tafaqquh fi al-Din, telah mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kajian Islam. Karena mampu menghasilkan para penghafal al-Qur’an (hamil al-Qur’an) dan penghafal hadits.

Menengok sejarah, bahwa menghafalkan hadits merupakan bagian kegiatan yang tak terpisahkan dari periwayatan hadits. Periwayatan hadits adalah sebuah proses penerimaan (naql dan tahammul) hadits oleh seorang periwayat dari gurunya, setelah terlebih dahulu hadits tersebut dipahami, dihafalkan (dhabt), dihayati, diamalkan, ditulis, dan disampaikan kepada orang lain sebagai murid dengan menyebutkan sumber pemberitaan riwayat tersebut.

Di antara hadits yang telah diterima oleh para sahabat Nabi, ada sebagian yang dihafal dan ada pula sebagian yang dicatat. Di antara sahabat yang banyak menghafal hadits adalah Abu Hurairah. Sedangkan sahabat yang membuat catatan hadits adalah Abu Bakar, Ali ibn Abi Talib, ‘Abd Allah ibn ‘Amr ibn Al-’As dan ‘Abd Allah ibn ‘Abbas ra.


Pondok Temboro Magetan

Pesantren Al Fatah Tempat Belajar Hadits Rekomendasi Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad, ketika ditanya tempat-tempat yang baik untuk belajar Hadits. Beliau merekomendasikan Ponpes Al Fatah Temboro sebagai pesantren Hadits Terbesar. Beliau memberikan urutan sebagai berikut:
  1. Pondok Pesantren Al Fatah Temboro
  2. Masjis Tafaqquh Fid Din, Syeih Nuruddin, Bogor
  3. Darul Hadits, Maghribi
  4. Majlis Sayyid Ahmad Mekkah. Beliau adalah putra sekaligus penerus halaqah Sayid Muhammad bin Alawy bin Abbas Al Hasani Al Maliki.
  5. Darul Musthofa di Tarim, Yaman (Habib Umar Al Hafidz)
Apa Saja Kitab yang Dipelajari di Ponpes Al Fatah?

Berikut kurikulum Pesantren Al Fatah Temboro yang kami copy dari Kang Mujahid.

Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro
InsyaAllah lengkap...
.
Sekolah Formal ada, Hafalan Qur'an ada , kitab kuning ada..
.
Berkuda, memanah, beladiri boxing ada...
.
Dibaca sampai selesai ya 😊
.
FIQIH
==========
Kelas 1 mabadi fiqh
Kelas 2 matan taqrib
Kelas 3 baijuri
Kelas 4 baijuri
Kelas 5 i'anah
Kelas 6 i'anah

NAHWU
==========
Kelas 1 jurumiyah
Kelas 2 mukhtasor jidan
Kelas 3 imrithi
Kelas 4 qowaidul lughoh
Kelas 5 & 6 ibnu aqil

TAUHID
==========
Kelas 1 aqidatul awam
Kelas 2 tijan darori & qothrul ghoits
Kelas 3 jawahir kalamiyah
Kelas 4 kifayatul awam
Kelas 5 & 6 dasuki

TAJWID
==========
Kelas 1 syifaul jinan
Kelas 2 tuhfatul atfal
Kelas 3 jazariah

SHOROF
==========
Kelas 1 penunjang shorof
Kelas 2 qowaidul ilal
Kelas 3 maqsud

HADITS
==========
Kelas 1 hadits miah
Kelas 2 arbain nawawi
Kelas 3 fathul qorib mujib
Kelas 4 & 5 misykah
Kelas 6 hayatus shbah

USUL FIQIH
==========
Kelas 4 mabadi awaliah
Kelas 5 sulam
Kelas 6 waroqot

FAROIDH
==========
Kelas 4 & 5 kitab mawaris karya syeikh shobuni

MUSTHOLAH
==========
Kelas 4 qowaidul asasiyah
Kelas 5 & 6 manhal latif

Lanjut...
==========
Daurah 1 ( tahun ke 7 mondok ) , memperdalam hadits shahih Muslim, Tirmidzi, Nasai

Daurah 2 ( tahun ke 8 mondok ),memperdalam shahih Bukhari, Abu Dawud Ibnu Majah

Takhosus 1 ( tahun ke 9 )
Takhosus 2 ( tahun ke 10 )

Khuruj 1 tahun untuk santri putra...

Tidak ada komentar untuk "Pesantren Al Fatah Temboro, Pondok Penghafal Hadits"

Berlangganan via Email